Archive for Oktober 10th, 2007

Romansa

 romance

Sejak usia belasan, kita mulai belajar mengeja, bahwa sudah takdirNya untuk tiap-tiap suatu apa yang ada di dunia, selalu ada pasangannya.

Agak terbata kita, saat sadar kita mulai bisa membaca bahwa semua kekaguman kita bermuara pada tiap-tiap senyum manis, kerling mata menawan, wajah rupawan, dan pada setiap gemulai gerak dengan anugerah keindahan.

Tiap-tiap paragraf kita bercerita tentang betapa sulit untuk lari dari setiap tawa yang membuat kita terseret deras entah kemana, tentang hampir mustahil kita mendustakan keelokan sesempurna siluet surya tenggelam di ufuk sana.

Lama-lama kita mulai bisa mengerti makna, betapa rupa tidaklah selamanya! karna warna memudar, karna yang kuat merapuh, yang segar melayu, yang muda menua.

lalu kita mengambil selembar kertas, dan menuliskan segores pesan untuk anak cucu kita, bahwa betapa bahagia bila menghabiskan sisa umur kita dengan yang menyejukkan pandang mata, dengan yang mengingatkan bila lupa, dengan yang membawa tawa bila duka, dengan yang bila terentang jarak dunia “kita percaya!!!”.

Di penghujung usia kita, bolehlah kita bermimpi untuk tertidur pulas dipangkuan, tersungging di bibir sebentuk putih senyuman, seputih melati pilihan waktu usia belasan!

5 comments Oktober 10, 2007

Sampai Nanti, Sampai Mati!

struggle 

Tibalah kita pada hari ini, jenak dimana kita sempatkan diri untuk dengan jujur merasa malu dan meminta maaf atas sekian ratus lembar hidup yang kita lewati dengan mengubur dalam-dalam bara semangat yang mestinya menyala berkobar-kobar.

Tibalah kita pada hari ini, jenak dimana kita sempatkan diri untuk dengan jujur merasa malu dan meminta maaf atas percaya diri yang telah lama kita binasakan, atas nyali yang sudah sejak lama menciut dan raib.

Hanya karna tangan ini belum menggenggam dunia sebanyak apa yang orang lain bisa genggam,

hanya karna kita belum bisa menjejakkan kaki pada jarak sejauh tapak-tapak mereka membekas,

hanya karna kita belum bisa bicara selantang dan selugas suara mereka bergema,

hanya karna kita belum bisa menulis seindah apa yang orang lain tulis,

hanya karna syair kita kita masih terlalu polos dibanding gurindam orang-orang disana.

Kita dengan picik telah meluluh-lantakkan pondasi harga diri yang puluhan tahun telah Ayah dan Ibu kita bangun! lalu dengan rendah diri beringsut dari keramaian, dan bersembunyi dibalik batu besar sembari berbisik lirih “tidak sekali-kali aku dapat berdiri sama tinggi dengan orang lain”

Tibalah kita pada hari ini, jenak dimana kita keluar malu-malu dari persembunyian kita sambil berjanji bahwa kita akan tetap melangkah…………………………….bicara………………………menulis………………..dan bersyair

SAMPAI NANTI, SAMPAI MATI!

5 comments Oktober 10, 2007


salamku untukmu

Lalu untuk semua bakti yang tak sempurna dan terimakasih yang tak terucap untuk ayah bunda, biarlah menjadi janji sejanji-janjinya "bahwa mereka adalah nama yang takkan pernah luput dari doa dalam setiap senja, setiap pagi buta, juga doa malam gulita". Di penghujung usia ini baru kita sadari, bahwa betapa mereka sudah begitu banyak berpesan tentang rahasia-rahasia dunia dan baru kali ini kita sadar-sesadar sadarnya. Ini janji sepenuh masa "Tenang Pak, Bu, akan kuputar kembali pesan-pesanmu untuk anak dan cucuku"

muqaddimah

bahwasannya sekalian ilmu itu mahal adanya, dan mencahari ilmu itu tiadalah semudah dugaan kalian, dan mencahari ilmu dengan ceroboh itu hanya akan membuahkan hasil yang hampa, seumpama butir gandum yang tiada bernas, untuk makanan keledaipun kurang bermanfaat (kutipan kitab zhodam berbahasa melayu)

Tag

cinta doa guru ibu keluarga Kerja Keras Adalah Energi Kita kontemplasi motivasi pernikahan persahabatan religi renungan kehidupan rumah tangga seputar kerjaan tulisan ringan

pesan buya hamka

Takut gagal adalah gagal sejati, takut mati adalah mati sebelum mati, hidup itu ialah gerak, dan gerak itu ialah berjalan terus, jatuh, naik, jatuh dan naik lagi.

kontes blog pertamina

menghitung hari

Oktober 2007
M S S R K J S
« Sep   Nov »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

corat-coret terbaru

kumpulan tulisanku

corat-coret mereka

debuterbang di dari tetes tinta satu dua…
debuterbang di IBLIS TENGU
wee di dari tetes tinta satu dua…
wee di IBLIS TENGU
aveliasnyah di Surat
a little dreamer di mimpi
Fajar Ramadhitya P di Kerja Keras Adalah Energi Kita…
37degree di Sampai Nanti, Sampai Mati…
37degree di jam jam JAAAAM
Hilma di Kerja Keras Adalah Energi Kita…
Fajar Ramadhitya P di Kerja Keras Adalah Energi Kita…
Ary di Kerja Keras Adalah Energi Kita…
lia di IBLIS TENGU
Hilma di Sampai Nanti, Sampai Mati…
Fajar Ramadhitya P di IBLIS TENGU

corat-coret tersering dibaca

daftar disini jika kawan2 tertarik mengikuti perkembangan coretan terbaru di blog ini

link

silaturrahmi