serenade cinta yang tak cengeng

Desember 10, 2007

 angsa

Pernah dengar “11 januari?” lagu ini ternyata persembahan armand maulana untuk istrinya. Aku baru tahu kalau kisah pernikahan armand maulana vokalis gigi itu lumayan unik. Hehe….jarang-jarang aku bercerita seperti ini, ini bukan infotaiment, tapi kisah unik tujuh generasi.

Beliau menikah diam-diam di sebuah tempat di bilangan jakarta barat. Pada saat ijab qabul tiba-tiba listrik mati. Luar biasa panik. Pertolongan datang, tiba-tiba ada pedagang mi tek-tek lewat, pedagang itu dipanggil lalu dibayar lima puluh ribu dan lampu petromaxnya dipinjam sebentar untuk penerangan.  Jadilah “aku terima nikahnya…..” itu diterangi lampu petromax dari pedagang mi tek-tek.

Untuk mengenang cerita itulah maka Armand maulana membuat lagu “sebelas januari” untuk istrinya. Luar biasa.
*******
Pernah dengar pertemuan pertama aa gym dengan teh ninih? Konon kabarnya aa gym terpesona oleh suaranya, pada waktu acara isra’ mi’raj (atau maulid nabi,atau nuzulul qur’an aku udah lupa), beliau hadir dan mendengarkan teh ninih mengaji.  Jadilah cinta aa gym bersemi pada pendengaran pertama, tanpa perlu melihat lebih dulu.

Ini juga luar biasa.
********
Ustad arifin ilham juga ternyata romantis luar biasa. Pada saat meminang istrinya (lewat telpon) beliau berkata “aku ingin terbang ke surga, tapi aku hanya punya satu sayap, maukah kau menjadi sayap satunya dan kita sama-sama terbang ke syurga”, astaga….kontan saja istrinya diam seribu basa.

Ini cinta luar biasa.
*********
Lalu bagaimana cerita kita?

Tuhan, anugerahkan aku cinta luar biasa.
Yang akan jadi dongeng pengantar tidur tujuh generasi. Cinta mulia yang jadi skenario pengganti sinetron-sinetron basi.
Serenade cinta yang tak cengeng, kami bangun dari bait-bait nada tertatih-tatih menujuMu. Lalu berikan kami lampu petromaks pedagang mi malam hari, atau cinta tanpa tatap mata, atau syair terindah “sudikah kiranya” hingga ia diam seribu basa. amin

Entry Filed under: sketsa. .

6 Comments Add your own

  • 1. indahlaily  |  Desember 10, 2007 at 11:57

    hmmm…
    rio mo skenario apa klo ktemu ma calon istri rio??

    Balas
  • 2. debuterbang  |  Desember 10, 2007 at 12:13

    hehehe….indah ada2 aja. skenario apa ya? mungkin cinta tanpa tatap mata. hahaha…….sepertinya unik dan luar biasa…
    tapi biarlah Dia yang mengaturnya ndah.

    Balas
  • 3. indahlaily  |  Desember 10, 2007 at 12:54

    rio..indah juga mau ah skenario kya rio CINTA TANPA TATAP MATA :P

    Balas
  • 4. jyoris  |  Desember 11, 2007 at 04:49

    Utk kisah aa gym: mau komentar kok gak tega..

    Balas
  • 5. heni  |  April 18, 2008 at 17:11

    klo crita kayak gn blh2 AJA q juga pinginnya cinta tanpa pendengaran, pandangan, dan ucapan gmn ya?

    Balas
  • 6. ayi muzayini  |  Februari 21, 2009 at 18:12

    nice and very good… moga berkah

    Balas

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


salamku untukmu

Lalu untuk semua bakti yang tak sempurna dan terimakasih yang tak terucap untuk ayah bunda, biarlah menjadi janji sejanji-janjinya "bahwa mereka adalah nama yang takkan pernah luput dari doa dalam setiap senja, setiap pagi buta, juga doa malam gulita". Di penghujung usia ini baru kita sadari, bahwa betapa mereka sudah begitu banyak berpesan tentang rahasia-rahasia dunia dan baru kali ini kita sadar-sesadar sadarnya. Ini janji sepenuh masa "Tenang Pak, Bu, akan kuputar kembali pesan-pesanmu untuk anak dan cucuku"

muqaddimah

bahwasannya sekalian ilmu itu mahal adanya, dan mencahari ilmu itu tiadalah semudah dugaan kalian, dan mencahari ilmu dengan ceroboh itu hanya akan membuahkan hasil yang hampa, seumpama butir gandum yang tiada bernas, untuk makanan keledaipun kurang bermanfaat (kutipan kitab zhodam berbahasa melayu)

pesan buya hamka

Takut gagal adalah gagal sejati, takut mati adalah mati sebelum mati, hidup itu ialah gerak, dan gerak itu ialah berjalan terus, jatuh, naik, jatuh dan naik lagi.

menghitung hari

Desember 2007
M S S R K J S
« Nov   Jan »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Tag

cinta doa guru ibu keluarga kontemplasi motivasi pernikahan persahabatan religi rumah tangga seputar kerjaan tulisan ringan

corat-coret terbaru

kumpulan tulisanku

corat-coret mereka

Fajar Ramadhitya P di IBLIS TENGU
Tomy Linelejan di jam jam JAAAAM
debuterbang di Dini hari tepat di jam ti…
debuterbang di Aku Ingin Pulang
debuterbang di Sampai Nanti, Sampai Mati…
Hilma di Sampai Nanti, Sampai Mati…
Hilma di Aku Ingin Pulang
iezul di Dini hari tepat di jam ti…
Hilma di Dini hari tepat di jam ti…
lia di Dini hari tepat di jam ti…
nerisu di Dini hari tepat di jam ti…
Anis di seratus juta hasta
setiawan di Untuk teman-teman terbaik (dar…
tia di dua windu dulu kala
Ananta di Lancang…

corat-coret tersering dibaca

daftar disini jika kawan2 tertarik mengikuti perkembangan coretan terbaru di blog ini

link

silaturrahmi