Archive for Desember 28th, 2007

Engkau pasti masih tersenyum hingga kini

afternoon 

Kami berlindung kepadamu dari saat-saat dimana kami sedang tidak ingat, dari waktu-waktu dimana hati ini terbalik serendah-rendahnya. Jadikan doa disaat ingat seperti ini jadi penjaga diwaktu lupa, diwaktu khilaf se khilaf-khilafnya.

Hari ini biarkan hidup kami jadi berarti, ajarkan kami untuk selalu bersyukur atas setiap hirup nafas, atas setiap terpa mentari yang membelai-belai hangat kulit kami, atas setiap tetes keringat yang terkucur siang nanti untuk sebuah rezeki yang telah kauhamparkan berhamburan tak alang kepalang banyaknya di dunia ini. Lalu jadikan sore nanti kami merasa cukup atas setiap yang tergenggam di telapak tangan. Jadikan mimpi kami nanti malam adalah cita-cita mulia yang baik, yang bersujud dalam-dalam atas anugrahmu.

ini cita ya Rabb, jangan jadikan keinginan tumbuh dan berkembang kami ini seperti kufur atas setiap hari-hari yang masih kau biarkan bergulir.

Esok harinya biarkan kami mulai pagi dengan senyum, sambil menyapa semua yang tak seberuntung kami, lalu membagikan sedikit dari apa yang kami genggam kemarin sore. Jadikan kami sepelupa-pelupanya, biar kami tak mengingatnya dalam setiap rukuk sujud rukuk sujud kami, entah siang sore atau malam hari nanti.

Dan hari-hari yang terus datang esok itu ya Rabb, kuatkan tapak kami untuk menjejak ke tanah, biar kami tetap terpa semisal badai datang menerjang atau semisal kerikil terserak-serak. Anugerahkan saja kepada kami teman setia semanis madu bunga, biar tak terasa apa-apa yang menghadang di jalan sejauh pandang, lalu kami bersyukur untuk telah Kau anugerahkan dia padaku dan untuk dia dianugerahkan aku padanya.

Nanti pada waktu kami terjerembab tersungkur dan jatuh berkali-kali, biarkan kami ingat senyumMu waktu pagi, siang, sore dan malam dulu-dulu itu. Lalu kami berjanji berjalan lagi.

Engkau pasti masih tersenyum hingga kini.

3 comments Desember 28, 2007


salamku untukmu

Lalu untuk semua bakti yang tak sempurna dan terimakasih yang tak terucap untuk ayah bunda, biarlah menjadi janji sejanji-janjinya "bahwa mereka adalah nama yang takkan pernah luput dari doa dalam setiap senja, setiap pagi buta, juga doa malam gulita". Di penghujung usia ini baru kita sadari, bahwa betapa mereka sudah begitu banyak berpesan tentang rahasia-rahasia dunia dan baru kali ini kita sadar-sesadar sadarnya. Ini janji sepenuh masa "Tenang Pak, Bu, akan kuputar kembali pesan-pesanmu untuk anak dan cucuku"

muqaddimah

bahwasannya sekalian ilmu itu mahal adanya, dan mencahari ilmu itu tiadalah semudah dugaan kalian, dan mencahari ilmu dengan ceroboh itu hanya akan membuahkan hasil yang hampa, seumpama butir gandum yang tiada bernas, untuk makanan keledaipun kurang bermanfaat (kutipan kitab zhodam berbahasa melayu)

Tag

cinta doa guru ibu keluarga Kerja Keras Adalah Energi Kita kontemplasi motivasi pernikahan persahabatan religi renungan kehidupan rumah tangga seputar kerjaan tulisan ringan

pesan buya hamka

Takut gagal adalah gagal sejati, takut mati adalah mati sebelum mati, hidup itu ialah gerak, dan gerak itu ialah berjalan terus, jatuh, naik, jatuh dan naik lagi.

kontes blog pertamina

menghitung hari

Desember 2007
M S S R K J S
« Nov   Jan »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

corat-coret terbaru

kumpulan tulisanku

corat-coret mereka

debuterbang di dari tetes tinta satu dua…
debuterbang di IBLIS TENGU
wee di dari tetes tinta satu dua…
wee di IBLIS TENGU
aveliasnyah di Surat
a little dreamer di mimpi
Fajar Ramadhitya P di Kerja Keras Adalah Energi Kita…
37degree di Sampai Nanti, Sampai Mati…
37degree di jam jam JAAAAM
Hilma di Kerja Keras Adalah Energi Kita…
Fajar Ramadhitya P di Kerja Keras Adalah Energi Kita…
Ary di Kerja Keras Adalah Energi Kita…
lia di IBLIS TENGU
Hilma di Sampai Nanti, Sampai Mati…
Fajar Ramadhitya P di IBLIS TENGU

corat-coret tersering dibaca

daftar disini jika kawan2 tertarik mengikuti perkembangan coretan terbaru di blog ini

link

silaturrahmi