Aku Hanya Ingin Duduk Didekat Perapianmu, Ibu

ibu 

aku butuh waktu sejenak, untuk menimang-nimang pagi, membuka kelopak mataku satu-satu dan menguatkan diri bahwa aku tidak sedang duduk di dekat perapianmu.

aku butuh waktu sejenak, untuk menimang-nimang siang, memaksa kaki ini untuk melangkah satu-satu, menapakkan kakiku pada jejak yang kau buat dalam-dalam, mungkin ini yang kau sebut-sebut dengan perjuangan.

aku butuh waktu sejenak, untuk menimang-nimang senja, belajar duduk dengan hening memandang siluet di ufuk sana, menghapus air mata ini satu-satu, ini yang kau sebut dengan kebijakan kan ibu?!!

pada akhirnya nanti, biarkan aku meghampiri malam dengan lamban.

aku hanya ingin kembali duduk di dekat perapianmu.

One thought on “Aku Hanya Ingin Duduk Didekat Perapianmu, Ibu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s