Aku Ingin Pulang

 subuh

Aku ingin pulang, ke negri dimana langitnya biru cerah, ke negri dimana awannya putih bersih.

 Aku ingin pulang, ke negri dimana padinya melambai lambai, negri dimana kami bekerja sambil bernyanyi, negri dimana tiap orang2 yang lewat adalah saudara kami, lalu kami menyapa, lalu kami tersenyum.

greenAku ingin pulang, ke negri dimana kami bangun tiap subuh yang penuh cinta, lalu berwudhu di pancuran dekat surau sana, menggigil pelan sambil bersedekap, bercanda dengan asap yang mengepul dari tiap2 mulut kami. Lalu berbaris rapi, dengan syahdu menunaikan dua rakaat terbilang. Aku ingin pulang…………………

Aku ingin pulang, ke negri dimana kami marah karna cinta, dimana sumpah serapah kami doa, dendam kami rindu.

Ini negri tanpa angkara, teman………………………………………….
Lahir dari tiap2 rahim ibu kita,
lahir dari petuah ayah yang tak bosan2 berpesan yang itu2 juga,
lahir dari tetes airmata kita waktu sujud dhuha sebelum kita lagi-lagi lupa,
lahir dari doa mungkin nenek kita, mungkin kakek kita, mungkin pengemis yang kita beri receh tanpa kata-kata,
mungkin juga doa teman sebaya,
mungkin doa pasangan jiwa,
mungkin saja

Dimana kini engkau ada, teman? Aku ingin pulang sejak lama, tapi sudah lupa jalannya. Jika kau tiba lebih mula, pandu aku sesegera, belok mana, lewat mana, biar nanti sama berjumpa surau kecil pengobat luka.

Dimana kini engkau ada, teman? Jika aku tiba lebih mula, akan kupandu, akan kudoa, marilah kita pulang bersama, lalu menggigil di pancuran sana,

Karna ini sudah hampir subuh……………….

Iklan

5 thoughts on “Aku Ingin Pulang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s