Engkau pasti masih tersenyum hingga kini

afternoon 

Kami berlindung kepadamu dari saat-saat dimana kami sedang tidak ingat, dari waktu-waktu dimana hati ini terbalik serendah-rendahnya. Jadikan doa disaat ingat seperti ini jadi penjaga diwaktu lupa, diwaktu khilaf se khilaf-khilafnya.

Hari ini biarkan hidup kami jadi berarti, ajarkan kami untuk selalu bersyukur atas setiap hirup nafas, atas setiap terpa mentari yang membelai-belai hangat kulit kami, atas setiap tetes keringat yang terkucur siang nanti untuk sebuah rezeki yang telah kauhamparkan berhamburan tak alang kepalang banyaknya di dunia ini. Lalu jadikan sore nanti kami merasa cukup atas setiap yang tergenggam di telapak tangan. Jadikan mimpi kami nanti malam adalah cita-cita mulia yang baik, yang bersujud dalam-dalam atas anugrahmu.

ini cita ya Rabb, jangan jadikan keinginan tumbuh dan berkembang kami ini seperti kufur atas setiap hari-hari yang masih kau biarkan bergulir.

Esok harinya biarkan kami mulai pagi dengan senyum, sambil menyapa semua yang tak seberuntung kami, lalu membagikan sedikit dari apa yang kami genggam kemarin sore. Jadikan kami sepelupa-pelupanya, biar kami tak mengingatnya dalam setiap rukuk sujud rukuk sujud kami, entah siang sore atau malam hari nanti.

Dan hari-hari yang terus datang esok itu ya Rabb, kuatkan tapak kami untuk menjejak ke tanah, biar kami tetap terpa semisal badai datang menerjang atau semisal kerikil terserak-serak. Anugerahkan saja kepada kami teman setia semanis madu bunga, biar tak terasa apa-apa yang menghadang di jalan sejauh pandang, lalu kami bersyukur untuk telah Kau anugerahkan dia padaku dan untuk dia dianugerahkan aku padanya.

Nanti pada waktu kami terjerembab tersungkur dan jatuh berkali-kali, biarkan kami ingat senyumMu waktu pagi, siang, sore dan malam dulu-dulu itu. Lalu kami berjanji berjalan lagi.

Engkau pasti masih tersenyum hingga kini.

3 thoughts on “Engkau pasti masih tersenyum hingga kini

    • kepada humairoh kekasih nabi, ijinkan q memilki dirimu jika engkau ada saat ni, apakah ada sesosok seperti dirimu di saat ini.
      intinya adalah harapan si penulis mmpunyai pendamping hidup seperti humairoh kekasih nabi, “sama seperti q”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s