rush

one day, there’s a man who asked to God

“god, what surprise u most about human kind?” the man said

“when they were children, they get bored with childhood, they rush to grow up and then long to be children again” God answered.

Hari ini aku bongkar-bongkar kamar, ada tumpukan arsip surat-surat dari kawan-kawan lama. Nostalgi yang tenang dan damai.

Surat-surat dari kawan-kawan di sebrang pulau, saat-saat mengenang persiapan SPMB kemaren. Tak disangka ternyata itu sudah hampir lima tahun yang lalu, lebih bahkan.

Waktu seperti berlari dengan kecepatan cahaya, siapa yang pernah mengukur waktu ya? kita ini setiap hari selalu terhenyak dan tersadar, sedemikian panjang waktu yang sudah terlewat dan kita ini baru sekarang-sekarang bisa mengenangnya dengan penuh nostalgia, ternyata masa SMA dulu itu masa yang luar biasa menyenangkan, masa dimana pikiran2 menerobos dan berloncatan ingin tumbuh dan menjulang ke awan-awan cita-cita. Baru sekarang-sekarang juga kita ini bisa menikmati bahwa waktu kuliah dulu itu ternyata kita sudah melewatkan 4 tahun dengan agak cuma-cuma, seperti kurang menggelegar gaung karya-karya kita, seperti kurang bertumpuk buku-buku yang kita baca-baca, seperti kurang banyak teman-teman yang kita kenal, hari-hari yang kita lewati dengan segala idealisme khas anak muda itupun seperti kurang lama kurang warna.

Selalu saja, kita ini pintar benar dalam hal “terlambat menyadari bahwa sesuatu itu berharga“. Setelah lewat masanya baru kita bisa rasa-rasa, bahwa dulu pas di tk itu kita mungkin kurang banyak main loncat tali, atau masa sd itu kenapa kita tidak ikut saja lomba baca puisi-nya???

We rush to grow up!! Selalu buru-buru ingin melepas seragam putih biru kita dan selalu merasa putih abu-abu itu luar biasa dan keren, lalu mencampakkan putih abu dengan tergesa sambil melirik jas almamater yang bikin kita kelihatan gagah dan wibawa, lalu menjalani perkuliahan dengan kebosanan yang sangat dan berteriak ingin segera bertengger di perusahaan punya nama dan punya harga.

Lalu kita ingin kembali setelah semuanya tidak bisa diputar ulang.

Point of no return!! We want to be children again?? apa bisa kita berlari lebih cepat dari waktu?

Terlalu panik dengan masa depan membuat kita tidak lagi ingat bahwa kita harus menikmati masa sekarang.

Dont be to hurry brother!! sister!!

Masa lalu adalah lembaran tempat kita rekreasi dan mengulang sungging senyum, masa lalu adalah memori yang tak mungkin kembali, seperti masa depan yang masih misteri dan belum terjadi.

Hal yang sebisa mungkin kita nikmati adalah hari ini. so enjoy ur “today”, Today is a gift, that’s why we called it presents.

 

one day a man asked to God

“God, what surprise u most about human kind?”

God answered “by thinking anxiously about future, they live in such a life neither present nor future”

4 thoughts on “rush

  1. Terlalu panik dengan masa depan membuat kita tidak lagi ingat bahwa kita harus menikmati masa sekarang.

    …benar juga kt mu…

    masa2 yg tidak d nikmati itu membuat ku tak ingat aapa – apa yg sudah atau pernah di lakukan. Seperti tidak punya cerita menarik sepanjang perjalanan hidupku.

  2. bener kang..satu2 nya yang kita miliki saat ini adalah ‘the presents’..
    dont let it go with nothing…
    coz u’ll find d future in ur presents..
    nice post!

  3. bener kang..satu2 nya yang kita miliki saat ini adalah ‘the presents’..
    dont let it go with nothing…
    coz u’ll find d future in ur presents..
    nice post!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s