pagi

Tuhan……..

Dalam sepi yang diam sehening-heningnya, kualirkan tangis yang lama penat menggumpal-gumpal dihati, telinga, mata dan kepala. Sungguh Tuhan, sepagi ini aku sudah berlari, mencari tempat untuk aku benamkan sujud ini dalam-dalam.

Payah aku menyibak kabut selagi hati ini masih temaram buram. Inilah kami duhai yang mengerti duhai yang maha, sepi ini menelusup ke ruas-ruas jari tangan kaki kami, hati ini terganjal tanya besar sekepala-kepala kami, tentang mengapa kami hidup jika suatu nanti kami mati? tentang seperti apa cerita hari depan kami nanti? tentang siapa gerangan pendamping jiwa penetram hati kami? susah aku berteriak sampai serak, wahai yang mendengar duhai yang maha.

Maka sepagi ini aku sudah berlari, mencari tempat untuk kubenamkan sujud ini dalam-dalam. Dalam sepi yang diam sehening-heningnya, kualirkan tangis yang lama penat menggumpal-gumpal dihati, telinga, mata dan kepala.

3 thoughts on “pagi

  1. shobron ‘ala shobron…

    ya akhi, semoga Dia memudahkan jalanmu, selalu melapangkan hatimu, memberi yang terbaik untukmu…

    salamun’alaik…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s