TAK MESTI PUISI

Menjadi laki-laki, bagiku adalah berkelana ke ujung-ujung, merelakan waktu tidur memendek, bertahan di tekanan yang tidak semua orang bisa pikul, menceritakan setiap potongan episode yang berkilau-kilau dan menyenangkan, mensenyumi dan men”santai”kan saja setiap episode buram yang mengiris-ngiris, sambil mengemas rindu dengan bungkusan plastik dan pita paling rapih. Lalu cinta tidak mesti melulu puisi

pict taken from here
Iklan