SEBAIK-BAIK TEMPAT KEMBALI

Ada orang yang tertakdirkan meniti jalan kembali menuju Allah; lewat tema peribadatan yang berbilang-bilang jumlah dan ketaatan yang memesona.

Namun ada pula, orang yang tertakdirkan meniti jalan pulang menuju Allah; lewat tema pertaubatan yang menitipkan padanya rasa fakir dan tak berdaya dalam pengharapan keampunan dan ridho Allah.

Tak soal jalan mana yang sedang kita tempuh.

Orang-orang yang diberikan kesempatan menjadi ‘abid dengan limpahan ibadah, akan bisa meniti jalan kesyukuran karena Allah telah menganugerahi mereka kesempatan beribadah.

Orang-orang berdosapun juga memiliki kans yang sama untuk meniti jalan pertaubatan, karena Allah telah menanamkan kesadaran yang bersih bahwa dosa setumpuk gegunungpun tak akan bisa menyaingi rahmat dan keampunan Allah.

Kebahagiaan Allah menerima pendosa yang bertaubat itu seumpama kebahagiaan musafir yang menemukan untanya kembali, setelah berhari-hari lepas hilang di gurun pasir, bahkan lebih dari itu. Ciri-ciri seseorang diberikan rahmat oleh Tuhan adalah saat kelam masa lalunya orang tersebut tidak membuat dia putus asa dari rahmat Allah dan tidak menjadi semakin jauh dan terjerumus.

Ciri-ciri seseorang diberikan rahmat oleh Allah adalah saat segala kebaikan dan peribadatan yang seseorang lakukan sudah tidak lagi dipandang sebagai prestasi kebaikan sang ‘abid, melainkan anugerah kemurahan Sang Pencipta.

Intinya kembalilah pulang. Apa saja cerita hidupmu, kembalilah pulang.

Karena Allah sebaik-baik tempat kembali.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s