SALAM DARI SUDUT PERJALANAN

para pencari tuhanAssalamualaikum

Suatu hari saya tersentak, sebuah blog yang saya amati perkembangannya dan begitu menginspirasi saya; rupanya telah ditinggal pemiliknya.

Benar-benar ditinggal, karena beliau telah pulang ke asal muasal hidup. Sudah wafat. Meninggalkan seonggok tulisan yang mencerahkan dan membuat saya berfikir ulang tentang banyak hal.

Dari situ, saya tersadar. Betapa kearifan dalam sebuah tulisan bisa mengabadi. Bisa mencerahkan banyak orang lintas ruang waktu. Bahkan sangat sering bisa mencerahkan saya sendiri.

Dalam waktu-waktu dimana saya sedang tersadar, saya sempatkan berdoa kepada Tuhan. Agar tulisan yang sekedar ini, menjadi semacam jariyah yang menjaga saya untuk tidak terlampau terpuruk kalau-kalau di masa depan saya khilaf. Atau juga sebagai sebuah cahaya yang menuntun saya, siapa tahu saya juga meninggalkan dunia ini dalam waktu yang entah saya tak pernah tahu.

Semoga kawan-kawan yang membaca tulisan ini, berkenan mendoakan kebaikan bagi penulisnya. Cita-cita saya sekarang adalah berjalan kembali ke asal muasal kejadian saya, dan memetik hikmah yang terserak-serak dari sepanjang perjalanan itu, untuk dibagikan kepada siapa saja yang merasa memerlukannya.

Saya menorehkan salam untuk siapa saja yang digiring oleh takdir hingga tiba disini.

Lalu untuk setiap huruf yang terketik dan terbaca, semoga menjadi pelajaran yang dalam-sedalam-dalam.

Untuk setiap nama yang tercantum semoga jadi sahabat seerat-erat.

Dan saya kutipkan kekata Umar Ibn Khattab dalam penggalan kitab madarijus salikin, saat sekretarisnya menuliskan bahwa surat yang Umar tuliskan, adalah ilham dari Allah. Disitulah sang khalifah itu marah dan menitahkan sekretarisnya untuk mengganti kalimat itu.

kata beliau, tulislah, “inilah yang dipahami oleh Umar!”

Kita tentu saja mengerti bahwa segala yang terjadi tak akan keluar dari bingkai Qada dan Qadar Allah, tetapi dalam itikad meniru adab orang-orang arif, saya menutup tulisan ini dengan mengatakan bahwa kebenaran sejati hanyalah milik Allah. Segala kekeliruan dalam tulisan saya ini adalah semata kelemahan diri saya dalam “membaca” kehidupan ini.

Wallahualam.

43 thoughts on “SALAM DARI SUDUT PERJALANAN

  1. WAAAWWWW…..aku bner2 gak yangka ternyata didunia ini ada yang memiliki sejuta kata yang memiliki beribu makna yang tak terhitung,,,,aku salut dechh,,,,aku kira,,,,,,,,,!!!!!!!!

  2. alhamdulillah. satu hal yang disyukuri adalah bahwa tulisan ini ada yang membaca, dan semoga bisa jadi pelajaran buatku sendiri terutama.

    saat dihadapkan pada dua pilihan, menulis (tetapi buruk) atau tidak menulis? aku harus mengalahkan ego diri sendiri dan berkata lantang
    MENULIS!!!

  3. kang..D baru maen k sini nih…
    wah,,means a lot deh kang..

    berkatalah walau hanya satu kata,,dua kata,,
    siapa sangka akan menjelma sebuah suara hati
    yang menggema menembus lorong gelap
    menuntun jiwa menemukan hikmah yang terang benderang menerangi jalan hidup

    it’s really nice to read what u/ve written,,kang!!
    SMANGKA!!;)

  4. Maha suci Allah…Maha pemberi ilmu…yang telah mempertemukanku secara tak sengaja dengan blog ini …keep writing mas… U create great writing…

    Salam kenal…

  5. Assalamualaikum….

    Nice…senangnya dipertemukan dengan blog-blog yang keren. Dan blog Mas adalah salah satunya….Jadi ingin belajar lagi…lagi…dan lagi…Terus belajar, tiada henti….=D

  6. Kang Rio kan anak Geologi,,bukan Sastra..
    Bukti nyata,,bukan hanya anak sastra yang bisa menyastra…
    ;-p
    Ayo kita terus berkaryaaaaaaaaaa!!!!!!!!!!
    BERGERAK beRGeRak,,

  7. Assalamu’alaikum, wr.wb

    Kunjungan silaturrahmi, terima kasih telah mampir di tempat kami, salam kenal 🙂

  8. Luarrrr biaaaassssa bangetz yachhhh,,,,,

    semoga karya-karyanya akan semakin menjadi kebanggaan setiappencinta Blog di tanah air ini….

    Oksss bgtz dech…..

    Salam kenalllll

  9. Bagus gan blognya..inspiring bgt…ur words have a big power on inspiring many people..indah n good write lah..
    lanjutkan…!!

    numpang copas ya untuk beberapa artikel fav diantara fav yg lainnya.. thx

  10. kang, ngerubah jadi bahasa inggris lagi di wordpress gmn c?
    Hilma lupa wkt ngerubah ke bhs Indonesia mencet apa ya??
    ga ngerti bahasanya,,

  11. Beribu – ribu waktu yang telah di sembunyikan dalam kegelapan dalam sebuah akhir yang tak menentu, memulai mencari kembali secercah cahaya kecil yang perlahan menghilang. hingga akhirnya tersampaikan pada masa yang telah terlewatkan begitu lama. membuka kembali email – email yang telah lalu. akhirnya menemukan kembali secercah cahaya yang menghilang dari pandangan. Cerita – cerita yang begitu menyentuh jiwa – jiwa yang tengah berlari entah kemana…..^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s